Sebelumnya mungkin ada yang belum tau apaan sih
router??OK penjelasan sedikit, Router
adalah hardware yang berguna untuk menghubungkan dan merutekan paket data dari
sebuah jaringan network ke network yang lain. Dan bentuknya salah satunya
router seperti gambar disamping.
Dan di sini saya akan menshare sedikit(Berhubung baru dapt dasar dari dosen coy..:) cara setting router yang umum atau dasarnya yang digunakan pada console.
Tahap-tahap dasar cara setting konfigurasi routerseperti dibawah ini :
1. Setting host name
router#enable t
router(config)#hostname nama-router
2. Setting pasword console
router(config)# enable secret password-anda
router(config)# enable password password-anda
3. Membuat Paswword terencryption
router(config)# service password-encryption
router(config)# enable password password-anda
4. Setting vty dan aux
router(config)#line vty 0 4
router(config-line)#login
router(config-line)#password password-anda
router(config-line)#line con 0
router(config-line)#login
router(config-line)#password password-anda
router(config-line)# exit
router(config)# no service password-encryption
router(config)# ^Z
router(config)# wr mem
5. Setting terhadap FastEthernet fa 0/0
router#config t
router(config)#int fa0/0
router(config-if)# ip address 192.168.xx.x 255.255.xx.xx
router(config)#no shutdown
router(config)#exit
6. Setting terhadap Serial 0/0
router# config t
router(config)# int serial0/0
router(config-if)# ip address 192.168.xx.x 255.255.xx.xx
router(config)#no shutdown
router(config)#exit
elama ini sudah merasa cukup nyaman dengan koneksi
internet melalui modem ADSL Speedy di rumah. Hanya saja sedikit kurang nyaman
dengan bentangan kabel LAN yang agak amburadul, apalagi kalo sudah digerecokin
si kecil..
Akhirnya diputuskan membeli sebuah Access Point, yang
selanjutnya dengan pertimbagan dana yg terbatas, dibelilah sebuah Wireless
Router TP-Link type TL-WR340G. Dipilihnya router ini, semata2 hanya karena
harganya paling murah (Rp.250.000,-) dan sudah bisa dibilang cukup memadai
untuk digunakan di rumah dengan jumlah client yang sedikit
Cukup mudah untuk men-seting dan meng-konfigurasi
router ini dengan modem speedy, tinggal mengikuti panduan yang ada di dalam
buku manualnya, sudah cukup untuk bisa digunakan akses ke internet.
Setelah menghubungkan modem + TP-Link router +
laptop/PC dalam kondisi OFF, seperti gambar berikut:
Ada beberapa cara untuk melakukan setting router ini,
dan saya pilih cara dengan menggunakan web browser.
- Untuk
bisa setting routernya, kita harus masuk ke web admin nya dengan
mengetikan IP router di Web Browser, dan biasanya IP yang digunakan
adalah: 192.168.1.1
- Ketika
ditanya username & password, masukkan default username & password
router (keterangannya ada di buku manualnya), biasanya, username: admin,
password: admin
- Setelah
masuk di web Administrasi router TP-Link, disarankan untuk mengganti IP
router/TP-Linknya, karena modem ADSL nya sendiri biasanya di set dgn IP:
192.168.1.1
- Masuk
ke menu: Network -> LAN ganti IP TP-Linknya, dalam hal ini, saya
mengubah IP TP-Linknya menjadi: 192.168.2.1 dan Subnet Mask:
255.255.255.0
- Disarankan
juga untuk mengganti password defaultnya dengan cara memilih menu: System
Tools -> Password selain ada pilihan mengganti password, juga ada
disarankan untuk mengubah username defaultnya.
- Restart
TP-Link dengan memilih menu: System Tools -> Reboot
- Tunggu
beberapa saat, dan untuk masuk ke halaman web admin router/TP-Link nya,
gunakan IP yang baru: 192.168.2.1 dan masukan username &
password yang baru
- Setelah
masuk ke halaman administrator, pilih menu: Quick Setup dan ikuti
langkah selanjutnya (klik tombol NEXT)
- Pada
saat Choose WAN Connection Type, pilih Dynamic IP; klik
tombol NEXT
- Pada
halaman Wireless:
- Wireless
Radio: Enable
- SSID: isi
dengan nama ID yang akan di broadcast pada saat signal WiFi di pancarkan
- Region:
Indonesia
- Channel:
biarkan sesuai default yang ada (Dalam kasus saya, diganti dengan 11
** channel yang biasa digunakan secara umum **)
- Mode:
54Mbps (802.11g)
- Next
- Finish
- Selanjutnya,
setting Gateway & DNS nya sesuai dengan setting SPEEDY, masuk ke menu:
Network -> WAN
- Klik
Renew pada bagian Gateway, dan isi dengan IP Modem: 192.168.1.1
- Pilih/checklist
bagian Use These DNS Server
- Primary
DNS: 203.130.196.5
- Secondary
DNS: 202.134.0.155
- Save
- Selanjutnya,
setting untuk security routernya, agar tidak bisa digunakan oleh siap saja
dengan memilih menu Wireless -> Wireless Setting (berikut ini
contoh setting yang saya gunakan, anda bisa memilih setting yang berbeda
dengan contoh di bawah ini)
- Beberapa
setting sudah dipilih sesuai dengan setting sebelumnya
- Pilih/Klik
Enable Wireless Security
- Security
Type: WEP
- Security
Option: Automatic
- WEP
Key Format: Hexadecimal
- Key1: 1234567890
(bisa diganti); Key Type: 64bit
- Save
- Sampai
tahap ini, router sudah bisa digunakan, namun untuk lebih memastikan, ada
beberapa hal yang bisa disetting terlebih dahulu sebelum router nya di REBOOT
- Setting
range IP Client DHCP pada TP-Link nya dengan memilih menu: DHCP ->
DHCP Setting, isi range IP sesuai dengan yang dikehendaki, misal:
Start IP Address: 192.168.2.100 & End IP Address: 192.168.2.199,
klik SAVE
- Cek
juga setting Time dengan memilih menu: System Tools -> Time sesuaikan
dengan timezone dan waktu anda, klik SAVE
- Reboot
router TP-Link dengan memilih menu: System Tools -> Reboot
- Router
TP-Link anda siap digunakan. Cabut kabel LAN dari laptop/PC dan aktifkan
WiFi nya, coba untuk search WiFi (SSID) router dan masukkan WEP yang telah
di set pada saat melakukan koneksi ke router
Panduan Setting Dial Up Speedy dengan Router
Mikrotik

Karena sampai beberapa tahap gangguan ini membuat jengah, saya kepikiran untuk mengalihkan fungsi dial-up koneksi speedy ke komputer yang difungsikan sebagai router.
Saat itu saya langsung teringat pada beberapa perangkat komputer yang sudah tidak digunakan lagi teronggok di gudang. Daripada beli komputer atau router baru, mending saya ‘hidupkan kembali’ perangkat-perangkat veteran tersebut agar bisa merasakan masa kejayaannya lagi. he he he …
Akhirnya setelah semalaman berkutat dengan perangkat lawas dan debu, akhirnya saya bisa satukan kembali sebuah PC dengan processor P III 750MHz , 256MB SDRAM, dan sebuah harddisk 40GB. Ya, lumayan lah…
Selanjutnya komputer Veteran saya akan mengambil alih tugas modem melakukan dial-up speedy. Kurang dari 5 menit, seting mikrotik sudah selesai. Selanjutnya saya tempatkan posisinya dalam jaringan sebagai berikut
[INTERNET]——[MODEM ADSL]——[ROUTER MIKROTIK]——[SWITCH]———[CLIENT]
xxx.xxx—192.168.1.1/192.168.1.100—192.168.1.103/192.168.30.1—192.168.30.2-192.168.30.254
PERSIAPAN
Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, saya sarankan Anda melakukan backup setting modem Speedy Anda terlebih dahulu. Hampir tiap modem dilengkapi dengan fasilitas ini. Konfigurasi yang diberikan oleh petugas dapat Anda backup dalam bentuk satu file yang kelak dapat Anda panggil lagi untuk mengembalikan setting modem ADSL ke kondisi semula dengan mudah.
Silakan masuk ke jendela setting Modem dengan memuka browser dan masukkan alamat modem (defaultnya: http://192.168.1.1).
Masuk pada bagian informasi service seperti berikut dan catat semua keterangan tentang LAN dan WAN yang ada.

SETTING MODEM ADSL
Buka browser Anda, masukkan alamat modem (defaultnya adalah http://192.168.1.1)
- Masukkan
username dan password : admin/admin
- Masuk
ke menu “Advanced Setup” kemudian pilih “WAN” dan klik
tombol “Edit” Masukkan nilai PVC
- Configuration :
(masukkan nilainya sesuai wilayah TELKOM masing-masing daerah)
VPI = X (setting saya=8)
VCI = XX (setting saya=8)
informasi ini bisa didapatkan dari petugas Telkom atau teknisi yang melakukan instalasi. Jika Anda masih belum yakin dengan setting yang tepat di lokasi Anda, silakan cek konfigurasi dalam tulisan berikut:
Setting Modem Speedy dari Berbagai Daerah - Service Category = UBR
Without PCR, kemudian klik Next
- Connection type = Bridging
- Encapsulation = LLC,
kemudian klik tombol Next
- Tandai
check box pilihan “Enable Bridge Service”, Next dan
akhiri dengan Save
- Selanjutnya
klik tombol Save/Reboot, tunggu beberapa saat +- 2 menit hingga proses
reboot modem selesai.
Jika Anda memerlukan panduan yang dilengkapi dengan gambar, silakan lihat panduannya di sini:
Setting Speedy pada Modem ADSL TP-Link TD-8817
SETTING ROUTER MIKROTIK
Sudah banyak dimaklumi bahwa Mikrotik agak susah memberikan identifikasi pada Lan Card. Agar lebih mudah mengingat, Pertama kita beri nama masing-masing LAN Card yang ada pada Mikrotik. sebagai berikut.
/interface ethernet set ether1 name=speedy
/interface ethernet set ether2 name=lokal
Setelah masing-masing LAN card diberi nama, tentukan IP-nya
ip address add address=192.168.1.103/24 interface=speedy
ip address add address=192.168.30.1/24 interface=lokal
periksa apakah nama card lan dan ip yang diberikan sudah benar.
ip address print
Kemudian lakukan test ping ke masing masing IP tersebut untuk memastikan konfigurasi sudah tepat.
Selanjutnya, aktifkan fitur PPOE Mikrotik untuk melakukan dial ke modem ADSL Speedy. Berikut ini akan kita bahas cara dial-up dengan menggunakan baris perintah di terminal. Anda bisa juga lakukan hal ini lewat Winbox. Baca juga Panduan Setting PPOE-Client Speedy dari Winbox di bagian lain blog ini.
/interface pppoe-client add name=pppoe-client-speedy user=142xxxxxxxxx@telkom.net
password=XXXXXXXXXX interface=speedy service-name=internet disabled=no
/ip route add gateway= 125.124.123.1
Keterangan: IP Gateway ini bisa ditemukan dari dengan mengetik perintah ipconfig dari command pada saat speedy sudah di dial dari Windows. Anda juga bisa dapatkan informasi ini dari informasi konfigurasi modem (lewat browser seperti yang disampaikan pada setting modem di atas) atau yang sudah Anda catat sebelumnya.
Periksa sekali lagi apakah settingan yang kita lakukan sudah benar dengan:
/ip route print
SETTING DNS
Masukkan kode berikut untuk melakukan setting DNS Speedy:
/ip dns set primary-dns=202.134.1.10 allow-remote-request=yes
/ip dns set secondary-dns=202.134.0.155 allow-remote-request=yes
Selanjutnya setting masquerade, untuk meneruskan perintah dari routing dari semua client ke NAT firewall mikrotik.
/ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade
Langkah terakhir, buka winbox, pada menu pppoe yang barusan Anda buat, masuk ke menu PPP > Interfaces > dobel klik koneksi Anda > pilih Tab Dial Out, pastikan untuk menandai check box “add default route”.

Setelah Proses diatas selesai, lakukan ping ke 202.134.0.10. jika koneksi terhubung berarti Gateway speedy sudah dimasukkan dalam daftar mikrotik dan Anda dapat mulai berselancar.
TROUBLESHOOT
Jika BELUM UP, periksa kembali:
- Cek
koneksi kabel dari modem ke perangkat mikrotik
- Cek
username dan password speedy
- Buka
Winbox, masuk menu PPP. Dobel klik pada ppoe yang aktif. Tandai Check Box
“Add default route” dan “Use peer DNS“
Tidak ada komentar:
Posting Komentar